Home / News / Tsunami Di Banten Menewaskan Sekitar 281 Orang dan 1016 Hilang
Tsunami Di Banten Menewaskan Sekitar 281 Orang dan 1016 Hilang
Orang-orang memeriksa kerusakan di lingkungan yang dilanda tsunami di Carita, Indonesia, Minggu, 23 Desember 2018. Tsunami terjadi setelah letusan gunung berapi di sekitar Selat Sunda. Foto: AP

Tsunami Di Banten Menewaskan Sekitar 281 Orang dan 1016 Hilang

Militarynews.com – Korban tewas akibat tsunami yang dipicu gunung berapi di wilayah pantai Indonesia tanpa peringatan mendekati 300 orang. Korban tewas meningkat dari 222 menjadi 281 pada Senin pagi, kata Sutopo Purwo Nugroho, juru bicara Badan Penanggulangan Bencana Indonesia. Ada 1.016 orang dilaporkan terluka dan 57 hilang.

Daerah yang paling parah dilanda, Kabupaten Pandeglang di pulau Jawa, melaporkan 164 kematian, 624 orang luka-luka dan dua orang hilang pada hari Minggu, menurut badan bencana. Badan itu mengatakan jumlah orang yang tewas dan luasnya kerusakan kemungkinan akan meningkat ketika para pencari turun ke bagian-bagian yang rusak di negara itu.

Daerah itu adalah kiblat turis, dan agensi mengatakan banyak korban mengunjungi pantai untuk liburan. Negara Asia Tenggara khatulistiwa, negara terpadat keempat di dunia, terdiri dari ribuan pulau vulkanik.

Gelombang yang menyapu manusia, rumah, dan bangunan lainnya ke laut mengikuti letusan dan kemungkinan tanah longsor di Anak Krakatau, salah satu pulau vulkanik paling terkenal di dunia.

Natasya Phebe, seorang spesialis kesehatan dengan kelompok bantuan kemanusiaan World Vision, berada di sebuah restoran di pantai beberapa menit sebelum tsunami melanda. Dia mengatakan dia melihat kenaikan permukaan laut dan banyak sampah mengambang di air.

“Lalu aku mendengar lautan bergemuruh dan merasakan getaran aneh, jadi kami memutuskan untuk pergi,” katanya. “Sepuluh menit kemudian tsunami melanda, dan sekarang restoran itu hilang.”

Dia mengatakan tim medisnya melihat banyak luka trauma, beberapa akibat kecelakaan sepeda motor dan tabrakan lainnya di tengah kekacauan dan kepanikan ketika wisatawan melarikan diri dari air yang menderu.

Semua kematian dalam hitungan awal adalah orang Indonesia, kata badan itu. Pemerintah sedang mendirikan stasiun distribusi makanan dan air dan fasilitas medis keliling.

“Kami sedang mempersiapkan survei udara dan pemetaan dengan bantuan militer Indonesia,” kata juru bicara badan itu, Sutopo Purwo Nugroho.

Presiden Indonesia Joko Widodo mengatakan ia memerintahkan semua lembaga pemerintah untuk melakukan tindakan tanggap darurat yang bertujuan menyelamatkan korban dan menyelamatkan nyawa.

“Belasungkawa mendalam saya kepada para korban di provinsi Banten dan Lumpung,” katanya. “Semoga orang-orang yang tersisa memiliki kesabaran.”

Cuplikan yang diposting di media sosial dari konser di luar ruangan oleh band Seventeen menunjukkan penonton yang riuh bertepuk tangan dan menari sebelum panggung runtuh saat tsunami menghantam.

Vokalis band, Riefian Fajarsyah, kemudian diposting di Instagram bahwa beberapa anggota band telah meninggal dan yang lain hilang. Istrinya juga termasuk di antara mereka yang tidak ditemukan.

“Tolong doakan agar istri saya Dylan (Sahara) akan segera ditemukan,” katanya.

Band ini kemudian mengumumkan kematian satu anggota band lainnya dan anggota kru band lainnya juga tidak ada.

About Danny Firmansyah

Danny Firmansyah
Hello, My name is Danny Firmansyah, I'm a blogger and writer, especially for news website.

Tinggalkan Balasan